
Jembatan bambu sepanjang 470 meter ini berdiri pada Tahun 2019 sebelum adanya Wabah Covid-19 dan di danai oleh BUMDes Laksana Mandiri yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2019.
Jembatan bambu ini berada di tengah hamparan sawah yang hijau dan mempesona sehingga memanjakan setiap mata para pengunjung yang hendak menuju lokasi situs Sumur Laban di Dusun Cariu III RT 12/05 Desa Cariu Mulya, Kecamatan Telagasari, Kabupaten Karawang.
Jika kita menelusuri Jembatan Bambu ini, setelah di atas jembatan, kita akan melewati gapura berbentuk hati (love) dan disuguhi pemandangan yang sungguh luar biasa karena sejauh mata memandang kita akan melihat hamparan persawahan yang hijau.
Selanjutnya, di sepanjang jembatan ini kita juga akan menemukan tempat duduk maupun lesehan yang dapat digunakan untuk bersantai maupun berfoto-foto dengan latar belakang persawahan yang sangat eksotis.
Setelah sampai di ujung jembatan bambu sepanjang 470 meter ini, pengunjung akan kembali turun dan baru menemui lokasi Sumur Laban yang konon katanya banyak memiliki cerita mistis.
Namun setelah adanya Wabah Covid-19, jembatan bambu ini sepi pengunjung sampai sekarang.